Dana Alokasi Umum Tersandung Fiskal Lingga Yang Tinggi

singkepkini.com – Wakil Bupati Lingga M Nizar mengaku sangat sulit untuk mendongkrak angka Dana Alokasi Umum (DAU) yang didapat dari pusat. Upaya penjemputan dana tersebut juga tergolong sia-sia jika angka fiskal yakni tingkat belanja di Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini tergolong tinggi. Untuk itu perlu adanya pemuktahiran data fiskal yang harus dibenahi.

Sementara itu, Fiskal diketahui bersumber dari data jumlah penduduk, luas wilayah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) perkapita dan Indeks Kemahalan Kontruksi (IKK).

“Data fiskal Kabupaten Lingga sangat berpengaruh terhadap pengajuan DAU untuk Kabupaten Lingga, sehingga penting untuk ditelaah lebih lanjut,” ujar Nizar Kepada singkepkini.com belum lama ini.

Nizar menambahkan, jika data fiskal sangat tinggi atau angka belanja yang terlalu tinggi menjadi patokan pemerintah pusat untuk menggelontorkan dana APBN kepada daerah tersebut.

Di tempat berbeda, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lingga, Eko Apriyanto memastikan jika data pendukung fiskal yang ada saat ini adalah hasil pemutahiran data reel Kabupaten Lingga dan telah berdiri sendiri sejak pemerintahan Kabupaten Lingga berdiri, berpisah dari Kabupaten Bintan.

“Data yang ada saat ini sudah milik Kabupaten Lingga tanpa menyadur dari Kabupaten lain. Setiap data juga telah melalui pemutahiran secara berkala, ” kata Eko menjawab pertanyaan wartawan koran ini.

Ketika ditanya terkait isu yang tersebar kalau indeks kemahalan kontruksi yang masih mengikuti Kabupaten Bintan, Eko langsung menampik isu tersebut. Dia menjawab dengan pasti kalau data yang mereka kantongi adalah hasil survei yang telah dilakukan secara berkala.

Sedangkan untuk jumlah penduduk yang menjadi salah satu pendukung fiskal ini juga telah mengalami perombakan data beberapa kali sejak data tersebut berdiri sendiri tanpa mendompleng data Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Kepri ini.

“Data jumlah penduduk ini juga harus jelas, dari jumlah keseluruhan penduduk yang ada, bukan dari data penduduk tertentu saja,” kata Eko.

Namun Eko juga memastikan akan terus melakukan pemutahiran data agar dapat mendukung program Kabupaten Lingga dalam meningkatkan pembangunan yang bertujuan dengan mensejahterakan masyarakat Tanah Bunda Melayu ini. (rio)

M. Nizar Wakil Bupati Kabupaten Lingga

M. Nizar Wakil Bupati Kabupaten Lingga

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply