Tahun ini, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Lingga Capai 8.000

Lingga – Niko, Petugas pengawas dan  Pemeriksa BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Pinang.

menyampaikan untuk saat ini peserta BPJS Ketenagakerjaan  di lingga meningkat dari 6400, oktober mendatang menjadi 8.000 

Penambahan angka ini di prioritaskan bagi nelayan,

dengan dua program yakni perlindungan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Mekanismenya akan di bantu oleh pemerintah daerah ( subsidi )

Hal ini terungkap pada saat 

Pusat Layanan Kecelakaan Kerja ( PLKK) BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Pinang, melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama ( PKS) dengan Rumah sakit/ Puskesmas diwilayah Kabupaten Lingga pada kamis (1/8/2019)

Perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di ruang Sanggar Praja Dabosingkep dan di hadiri kepala Rumah Sakit dan seluruh kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Lingga.

Misralena, Kepala Pelayanan BPJS ketenagakerjaan cabang Tanjung Pinang mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan tahunan yang juga merupakan perpanjangan PKS pusat layanan kecelakaan kerja ( Plkk) diwilah kabupaten lingga.

Dikatakannya sebelumnya BPJS Ketenagakerjaan sudah menjalin kerja sama dengan dua runah sakit yang di lingga, yakni RSUD Dabo dan RSUD Encik Mariam, dan kerja sama ini pada desember ini berakhir, sekaligus diperpancang.

Selain perpanjangan di kedua Rumah Sakit tersebut, kita juga melakukan penambah kepesertaan PLKK baru, dengan sebelas Puskesmas yang ada di lingga.

 

” Jadi semua puskesmas sudah masuk ” katanya Menyinggung tentang kesiapan pelayanan puskesmas dalam kesiapan kerja sama bersama BPJS, dikatakannya ” intinya jika ada kekurangan di puskesmas yang bersangkutan dapat di rujuk kerunah sakit yang lebih besar” ujar Bu Lena.

Senentara itu untuk tingkat layanan itu sendiri kelebihannya peserta dapat langsung ke rumah sakit terdekat tampa melalui PTK awal, atau rujukan ” cukup membawa kartu peserta dan KTP saja”. Dan jika ada kendala dalam proses layanan bagi peserta dapat komukasi langsung melalui aplikasi kita di cabang.

Jika saja terjadi kecelakaan kerja dirawat hingga sembuh sesuai indikasi medis, dan di rawat inaf di kelas 1 jika cacat ada santunan cacatnya, dan jika meninggal di karenakan kecelakaan kerja mendalat 48 bulan upah dan neninggal dunia anak yang masih sekolah akan mendapat biasiswa.

Fazinawati, kabid pelayanan sumberdaya kesehatan Dinkes Lingga, menyampai untuk kerja sama bersama BPJS Ketenagakerjaan di lingga dikatakannya, ini merupakan kegiatan baru, mewakili 11 Puskesmas yang ada di-lingga, Dinkes lingga yang merupakan pasilitas kesehat barang tentu melayani kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, diantara 11 puskesmas yang ada di lingga 8 diantaranya sudah teragritasi dan di tahun ini sisanya menyusul jadi siap melayani, ucap Fazinawati. ( Juhari )

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply